POHUWATO, BARGO.ID – Turnamen sepak bola Randangan Cup IX Tahun 2026 resmi berakhir. Sidorukun FC keluar sebagai juara setelah menaklukkan Motolohu United dengan skor 2-0 pada partai final di Lapangan Gelora Pemuda Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Minggu (11/10/2026).
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara resmi menutup turnamen yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan tersebut. Kompetisi ini diikuti 13 tim perwakilan desa dan menjadi salah satu wadah pengembangan olahraga sepak bola di Kecamatan Randangan.
Pertandingan final berlangsung penuh semangat dengan dukungan suporter yang memadati lapangan. Kedua tim berupaya menampilkan permainan terbaik demi meraih gelar juara.
Usai pertandingan, rangkaian penutupan dilanjutkan dengan pengalungan medali dan penyerahan piala bergilir kepada Sidorukun FC. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Saipul bersama Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, dan Ketua PSSI Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi.
Dalam sambutannya, Saipul mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen hingga berjalan aman dan lancar.
“Alhamdulillah, kegiatan yang berlangsung kurang lebih satu bulan ini dapat kita tutup dengan baik. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, sehingga Randangan Cup IX Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman dan lancar hingga pertandingan final,” kata Saipul.
Menurutnya, antusiasme masyarakat selama turnamen menunjukkan besarnya minat terhadap olahraga sepak bola. Karena itu, ia berharap Randangan Cup dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut diharapkan mampu menjadi sarana untuk mengembangkan bakat pemain muda, meningkatkan kemampuan atlet, serta mempererat hubungan persaudaraan antardesa.
Saipul juga mengingatkan para pemain, suporter, dan penonton agar tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ia menegaskan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi.
“Kepada tim yang belum berhasil meraih juara, saya berharap dapat menerima hasil pertandingan dengan baik. Dalam setiap kompetisi tentu ada yang menang dan ada yang kalah. Jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan pada turnamen berikutnya,” ujarnya.
Kepada Sidorukun FC yang berhasil meraih gelar juara, Saipul menyampaikan ucapan selamat. Ia meminta tim tersebut tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas permainan.
Menurutnya, mempertahankan gelar juara akan menjadi tantangan tersendiri karena tim-tim dari desa lain tentu akan mempersiapkan diri untuk tampil lebih baik pada kompetisi mendatang.
“Selamat kepada tim yang berhasil menjadi juara. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Mempertahankan gelar tentu menjadi tantangan tersendiri, sehingga jangan cepat berpuas diri dan teruslah berlatih,” tambahnya.
Saipul berharap Randangan Cup tidak hanya menjadi ajang memperebutkan piala, tetapi juga dapat melahirkan pesepak bola potensial yang mampu membawa nama Kecamatan Randangan dan Kabupaten Pohuwato ke tingkat yang lebih tinggi.
Penutupan Randangan Cup IX turut dihadiri Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Ketua PSSI Kabupaten Pohuwato Nasir Giasi, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Rusmiati Pakaya, Kepala Kesbangpol Saharudin Saleh, Camat Randangan Iswan Bouty, Ketua PSSI Kecamatan Randangan Hakimu Pohuwato, Ustaz Wisno Pakaya, serta Tim Ahli Bupati Pohuwato.
Dengan berakhirnya turnamen tersebut, pemerintah daerah berharap semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas yang terbangun selama kompetisi dapat terus dijaga demi kemajuan sepak bola di Kabupaten Pohuwato.












