PAGUAT, BARGO.ID – Upaya normalisasi saluran irigasi yang dilakukan IR Team di Desa Molamahu, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, mendapat apresiasi dari para petani setempat.
Kegiatan tersebut dinilai mampu menjawab keluhan masyarakat terkait sedimentasi yang selama ini menghambat aliran air menuju areal persawahan.
Dalam pelaksanaannya, IR Team melakukan pengangkatan sedimentasi dan pembersihan saluran irigasi sepanjang kurang lebih 400 meter.
Material endapan berupa lumpur dan pasir yang menumpuk selama ini menyebabkan pendangkalan saluran serta mengurangi kapasitas aliran air ke lahan pertanian warga.
Perbaikan saluran irigasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Molamahu, Masriyanto Harun, S.Fil.I, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (06/06/2026).
“Ya benar, ada perbaikan saluran air persawahan di wilayah pertanian Desa Molamahu, dan yang sudah tersentuh sepanjang 400 meter,” ujar Masriyanto.
Menurutnya, pekerjaan normalisasi tersebut sangat membantu para petani yang saat ini mulai memasuki musim tanam.
Manfaat dari pekerjaan itu pun mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Saat ini sebagian besar petani di Desa Molamahu sedang memasuki fase hambur atau penyemaian benih padi, sehingga kebutuhan air menjadi faktor penting untuk menunjang pertumbuhan tanaman.
Salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya mengaku bersyukur karena perbaikan saluran dilakukan pada waktu yang tepat.
“Alhamdulillah, pas pada fase hambur, saluran air sudah diperbaiki dan air optimal masuk ke lahan persawahan milik kami warga petani,” katanya.
Warga menilai langkah yang dilakukan IR Team layak mendapat apresiasi karena memberikan dampak nyata terhadap aktivitas pertanian masyarakat.
Kelancaran distribusi air dinilai sangat penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mencegah potensi gagal tanam akibat kekurangan pasokan air.
Meski dihadapkan pada keterbatasan alat berat, terutama ekskavator, IR Team tetap berupaya menyelesaikan pekerjaan normalisasi dan pengangkatan sedimentasi agar fungsi saluran irigasi kembali optimal.
Diketahui, sedimentasi pada saluran irigasi menjadi salah satu persoalan yang kerap mengganggu sektor pertanian.
Endapan material yang terbawa arus air dapat menyebabkan pendangkalan, mengurangi kapasitas saluran, hingga menghambat distribusi air ke areal persawahan.
Karena itu, normalisasi yang dilakukan tidak hanya bertujuan memperlancar aliran air, tetapi juga menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian masyarakat di Desa Molamahu.
“Ini yang menjadi perhatian IR Team,” ujar tim yang melakukan pengangkatan sedimentasi di Desa Molamahu, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato.
Dengan normalisasi tersebut, para petani berharap aliran air ke lahan persawahan tetap terjaga sehingga proses tanam hingga panen dapat berjalan lebih optimal.
Sumber : IR Team
By : Anton Lahay












