BONEBOLANGO, BARGO.ID – Kunjungan perdana Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail ke Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, meninggalkan cerita tersendiri bagi warga setempat.
Tak sampai sehari setelah Gubernur Gusnar dan rombongan meninggalkan wilayah yang dikenal sebagai salah satu kecamatan terisolir di Gorontalo itu, hujan turun mengguyur Pinogu.
Hujan tersebut turun sekitar delapan jam setelah kepulangan Gubernur Gusnar dari Pinogu.
Bagi sebagian warga, turunnya hujan setelah kunjungan gubernur dianggap sebagai sebuah keberkahan.
Camat Pinogu Ramdan Mile bahkan menyampaikan kabar tersebut langsung kepada Gubernur Gusnar melalui pesan WhatsApp.
“Assalamualaikum wr wb pak Gub. Mohon izin Pak, saya Camat Pinogu (Ramdan Mile, S.IP). Info Pak, Alhamdulillah setelah kepulangan bapak, sudah turun hujan di Pinogu. InsyaAllah berkah dan semoga dilancarkan segala urusan,” tulis Ramdan.
Menurut Ramdan, hujan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Pinogu.
Pasalnya, wilayah tersebut telah mengalami kemarau selama beberapa bulan terakhir.
Hujan yang turun sore hari itu memang tidak berlangsung terlalu lama, namun intensitasnya cukup tinggi.
“Belum pernah hujan selama kemarau ini, nanti hari ini hujan Pak. Sudah turun hujan sore hari, 8 jam setelah kepulangan Pak Gub,” kata Ramdan dalam pesannya.
Kemarau panjang sebelumnya membuat kondisi sejumlah lahan pertanian dan perkebunan warga mulai terancam.
Sebagian masyarakat juga disebut mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama rombongan berada di Kecamatan Pinogu pada 22 hingga 23 September 2026.
Untuk mencapai Pinogu, rombongan harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih empat jam.
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi Gubernur Gusnar untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat di wilayah yang aksesnya cukup sulit tersebut.
Sebelum bermalam di Pinogu, Gusnar meninjau pembangunan dan rehabilitasi SMAN 1 Pinogu.
Gubernur juga menyerahkan bantuan beras dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) serta bantuan ikan segar kepada masyarakat.
Agenda lainnya yakni menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Jami setempat.
Tak hanya menjalankan agenda pemerintahan, Gusnar juga menyempatkan diri menyerap aspirasi masyarakat.
Aspirasi tersebut datang dari para guru, tenaga kesehatan hingga warga Pinogu.
Kunjungan itu juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon.
Kini, cerita tentang hujan yang turun beberapa jam setelah rombongan gubernur meninggalkan Pinogu menjadi perhatian tersendiri bagi warga.
Bagi masyarakat setempat, hujan tersebut setidaknya menjadi penyegar setelah berbulan-bulan menghadapi kemarau panjang.












