GORONTALO, BARGO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo memindahkan 29 narapidana ke dua lapas di Provinsi Gorontalo, Kamis (15/10/2026) malam.
Sebanyak 20 narapidana dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Boalemo, sementara sembilan lainnya ditempatkan di Lapas Kelas IIB Pohuwato.
Proses pemindahan tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengatasi persoalan kelebihan kapasitas hunian yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan.
Junaidi mengatakan, pemindahan narapidana diharapkan dapat mengurangi kepadatan di dalam lapas sehingga pengelolaan hunian, pengawasan, hingga program pembinaan bisa berjalan lebih optimal.
“Melalui pemindahan ini, diharapkan tingkat kepadatan di dalam lapas dapat berkurang sehingga pengelolaan hunian, pengawasan, serta pelaksanaan program pembinaan dapat berjalan lebih optimal,” ujar Junaidi.
Junaidi menegaskan, pelaksanaan pemindahan 29 narapidana tersebut dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian utama, mulai dari persiapan administrasi, proses pengawalan, hingga penyerahan narapidana kepada petugas di lapas tujuan.
Menurutnya, seluruh tahapan harus berjalan sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan hak-hak narapidana.
“Kami mengharapkan pelaksanaan pemindahan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan hak-hak narapidana serta memastikan aspek keamanan selama proses berlangsung,” tegasnya.
Selain untuk mengurangi kepadatan hunian, pemindahan tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi dan sinergi antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan di wilayah Gorontalo.
Dukungan Lapas Boalemo dan Lapas Pohuwato diharapkan mampu membantu pemerataan jumlah penghuni sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan secara lebih efektif.
Junaidi menambahkan, Lapas Gorontalo terus berupaya melakukan pembenahan dalam pengelolaan hunian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan.
“Melalui langkah ini, Lapas Gorontalo terus berupaya melakukan pembenahan dalam pengelolaan hunian dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan,” pungkasnya.












