POHUWATO, BARGO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pohuwato kembali menghadirkan program pembinaan yang berbeda bagi warga binaan. Kali ini, Lapas Pohuwato menggelar Turnamen Domino yang berlangsung di lingkungan lapas dan menjadi yang pertama kali diselenggarakan sejak lapas tersebut berdiri.
Kegiatan tersebut sekaligus mencatat sejarah baru karena menjadi turnamen domino perdana yang digelar di Lapas Pohuwato. Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima pihak lapas, kegiatan serupa belum pernah dilaksanakan di lingkungan lapas maupun rumah tahanan (rutan) lainnya di Provinsi Gorontalo.
Kepala Lapas Kelas IIB Pohuwato mengatakan, turnamen domino merupakan salah satu inovasi dalam program pembinaan warga binaan yang bertujuan memberikan ruang positif untuk menyalurkan minat dan bakat.
“Turnamen domino yang digelar hari ini merupakan yang pertama kali kami laksanakan di Lapas Pohuwato. Bahkan, sejauh yang kami ketahui, untuk lingkungan lapas dan rutan di Provinsi Gorontalo, baru Lapas Pohuwato yang menyelenggarakan kegiatan turnamen domino seperti ini,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini berbagai kegiatan olahraga yang rutin digelar di Lapas Pohuwato lebih didominasi cabang olahraga seperti futsal, bola voli, dan sepak takraw.
Karena itu, pelaksanaan turnamen domino menjadi warna baru dalam rangkaian program pembinaan yang selama ini berjalan.
“Biasanya turnamen yang sering kami laksanakan adalah futsal, voli, dan takraw. Untuk domino, ini merupakan pengalaman pertama bagi kami. Namun melihat antusiasme warga binaan yang begitu tinggi, kegiatan ini menjadi sesuatu yang sangat positif dan layak untuk terus dikembangkan,” tambahnya.
Kalapas menjelaskan, berbagai kompetisi yang digelar di lingkungan lapas tidak hanya bertujuan mengisi waktu luang warga binaan, tetapi juga membangun nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kekompakan.
Ia berharap turnamen domino dapat menjadi salah satu sarana pembinaan yang mampu melatih konsentrasi, kemampuan menyusun strategi, serta mempererat hubungan antarsesama warga binaan.
“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menghadirkan suasana pembinaan yang lebih positif, sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki warga binaan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, keluarga besar Lapas Kelas IIB Pohuwato turut menyampaikan apresiasi kepada Pendiri Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM), Yosar Ruiba, atas dukungan yang diberikan terhadap berbagai program pembinaan di lapas.
“Kami atas nama keluarga besar Lapas Kelas IIB Pohuwato menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Yosar Ruiba selaku Pendiri YR TIM yang terus memberikan support dan dukungan moril kepada kami. Dukungan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat bagi warga binaan,” ungkap Kalapas.
Lebih lanjut, ia menilai sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembinaan yang humanis dan produktif.
Karena itu, pihaknya berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan sosial, olahraga, maupun program edukatif lainnya.
Dengan terselenggaranya Turnamen Domino perdana tersebut, Lapas Pohuwato kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pengembangan karakter, keterampilan, dan potensi warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.












