POHUWATO, BARGO.ID – Pencanangan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2026 tingkat Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, berlangsung meriah di Taman Paguat, Kelurahan Pentadu, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Danramil 1313-01/Paguat, Letda Inf Demsi Sasue, sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan, pendidikan, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, pencanangan HSN tahun ini diikuti sekitar 300 peserta dari sekolah madrasah se-Kecamatan Paguat.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.50 WITA dengan jalan sehat yang dilepas langsung oleh Camat Paguat, Andri A.R. Pakilie.
Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, memperkuat semangat nasionalisme, serta mengenang perjuangan para santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan, TNI turut mempererat komunikasi sosial dengan pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta masyarakat.
Peran tersebut sejalan dengan tugas Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah, yang senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk membangun kedekatan, menumbuhkan semangat persatuan, dan menjaga situasi tetap kondusif.
Dalam sambutannya, Camat Paguat, Andri A.R. Pakilie, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pencanangan Hari Santri Nasional tingkat kecamatan tersebut.
Ia mengajak para santri agar terus tekun belajar dan meneruskan perjuangan para pendahulu melalui pendidikan serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato, Rais Abaidata, mengajak para santri untuk memperkuat iman, membentuk akhlak mulia, serta meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Menurutnya, generasi muda perlu bijak dalam pergaulan dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama serta budaya bangsa.
Pesan serupa disampaikan Plt. Komda Yayasan Alkhairaat Kabupaten Pohuwato, Abdul Muthalib Karim.
Ia mengajak para tenaga pendidik untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional demi membentuk generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato, Camat Paguat beserta staf, kepala sekolah dan guru madrasah, serta para siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kecamatan Paguat.
Setelah rangkaian kegiatan dan sambutan, pencanangan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Paguat ditutup dengan pelepasan balon ke udara sebagai tanda peresmian kegiatan.
Melalui momentum Hari Santri Nasional ini, diharapkan semangat belajar, nilai-nilai keagamaan, serta rasa cinta Tanah Air semakin tertanam dalam diri generasi muda.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga untuk mendukung pembinaan karakter generasi penerus serta mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.












