MAKASSAR, BARGO.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya anak-anak penderita celah bibir dari keluarga kurang mampu.
Melalui program operasi gratis, dua bayi asal Pohuwato berhasil menjalani operasi celah bibir di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Makassar, Rabu (6/5/2026).
Operasi yang dimulai pukul 09.00 WITA itu dilakukan secara bergantian. Kabar menggembirakan, kedua bayi kini telah sadar dan berada dalam kondisi stabil pascaoperasi, dengan pendampingan penuh dari orang tua masing-masing.
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit atas pelayanan yang diberikan.
“Apresiasi kami kepada RSGM Makassar atas pelayanan dan operasi yang telah dilakukan. Semoga kedua anak ini dapat tumbuh normal seperti anak-anak seusianya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program operasi celah bibir ini bukan kali pertama dilakukan oleh Pemkab Pohuwato. Sekitar tiga tahun lalu, kegiatan serupa juga pernah digelar melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin.
Untuk kasus kali ini, kedua pasien dirujuk ke Makassar guna mendapatkan penanganan medis yang lebih optimal. Orang tua pasien pun menyetujui langkah tersebut atas saran pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan.
“Alhamdulillah, kami juga mengapresiasi Dinas Kesehatan yang telah melakukan pendampingan sejak keberangkatan hingga proses operasi di Makassar,” tambahnya.
Adapun kedua bayi yang menjalani operasi yakni Suci Humairah Kune (4 bulan), warga Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, serta Elin Yani Umar (11 bulan), asal Desa Wonggarasi Tengah, Kecamatan Wanggarasi.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Pohuwato, Milawaty Hiola, mengatakan kondisi kedua pasien saat ini dalam keadaan baik.
“Alhamdulillah, kedua anak sudah siuman dan dalam kondisi baik. Kami juga telah melaporkan perkembangan ini kepada Bupati Pohuwato, yang sejak awal memberikan arahan agar kami mendampingi pasien selama proses rujukan dan operasi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, rombongan bertolak ke Makassar pada 4 Mei 2026 dan langsung menempati rumah singgah pasien rujukan Provinsi Gorontalo. Sehari setelahnya, dilakukan konsultasi dengan dokter spesialis gigi mulut, spesialis anak, hingga anestesi, serta pemeriksaan penunjang di rumah sakit.
“Operasi dilaksanakan pada 6 Mei, dimulai dengan pasien Suci Humairah, kemudian dilanjutkan dengan Elin Yani Umar. Alhamdulillah, seluruh proses berjalan lancar dan pihak RSGM Unhas Makassar menyambut baik kehadiran kami,” jelasnya.
Direncanakan, kedua pasien akan kembali ke Pohuwato pada Sabtu (9/5/2026) setelah menjalani kontrol pascaoperasi hari ketiga. Selanjutnya, mereka dijadwalkan menjalani operasi lanjutan pada bagian langit-langit mulut sekitar 16 bulan mendatang.
Program ini diharapkan terus berlanjut, sehingga anak-anak penderita celah bibir di Pohuwato dapat memperoleh penanganan yang tepat serta kesempatan hidup yang lebih baik di masa depan.




























