POHUWATO, BARGO.ID – Turnamen lomba balap perahu bala-bala dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idulfitri dan semangat Lebaran Ketupat 2026 resmi ditutup oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Minggu (29/03/2026), di kawasan Pantai Pohon Cinta, Marisa.
Penutupan lomba berlangsung meriah dan diawali dengan pertandingan perahu katinting yang menyedot perhatian ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pohuwato, Ketua Komando Pohuwato Zulfiana Mbuinga, tokoh masyarakat, serta peserta dari berbagai daerah.
Menariknya, lomba perahu tahun ini tidak hanya diikuti oleh peserta lokal, tetapi juga diramaikan oleh peserta dari Palopo, Sulawesi Selatan, hingga dari wilayah Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan pihak sponsor, khususnya Komando Pohuwato, atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, dan pada tahun ini kami dapat hadir sekaligus menutup rangkaian lomba hingga babak final,” ujar Saipul.
Ia menilai, semangat masyarakat dalam melestarikan budaya lokal, khususnya tradisi lomba perahu bala-bala, katinting, dan perahu mesin tempel, patut diapresiasi dan terus didukung.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata daerah yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.
Namun demikian, Saipul mengakui bahwa keterlibatan pemerintah daerah pada tahun ini masih terbatas akibat kebijakan efisiensi anggaran.
“Kedepannya, insyaallah pemerintah daerah akan turut ambil bagian lebih besar, termasuk dalam dukungan hadiah, apabila kondisi anggaran sudah membaik,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang lomba sebagai sarana mempererat persaudaraan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pelestarian tradisi bahari, penguatan nilai sportivitas, serta pengembangan potensi wisata lokal,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, masih dalam suasana Idulfitri, Bupati Saipul Mbuinga atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyampaikan ucapan mohon maaf lahir dan batin.
Ia berharap seluruh amaliah Ramadan yang telah dijalankan dapat diterima oleh Allah SWT, serta semangat kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan ini terus terjaga di tengah masyarakat.





























