POHUWATO, BARGO.ID – Ajang Drag Burn Line di Kabupaten Pohuwato tak hanya menyisakan perhatian terhadap jalannya perlombaan. Kerusakan fasilitas hijau di sekitar lokasi juga menjadi sorotan.
Salah satu yang terdampak adalah Taman Bundaran Panua Marisa, Kecamatan Marisa. Sejumlah bunga dan tanaman hias yang berada di kawasan tersebut rusak setelah terinjak-injak penonton.
Membludaknya jumlah penonton diduga membuat sebagian warga tidak tertib dalam menempati area sekitar sirkuit.
Penonton yang memadati kawasan Blok Plan Marisa bahkan masuk ke area taman yang sebelumnya menjadi salah satu ruang terbuka dengan tanaman hias yang mempercantik kawasan ikonik tersebut.
Kerusakan itu mendapat sorotan dari Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH) Kabupaten Pohuwato), Hamid Toliu, Jumat (18/9/2026).
Hamid menyayangkan kurangnya mitigasi pengamanan terhadap fasilitas hijau ketika sirkuit non permanen dibangun di kawasan fasilitas publik.
Menurutnya, pelaksanaan event yang menghadirkan banyak penonton perlu dibarengi dengan pengaturan dan pembatasan area secara jelas.
“Harus ada mitigasi pengamanan fasilitas hijau dalam pembuatan sirkuit non permanen di fasilitas publik, bukan so rusak,” ujar Hamid.
Wartawan senior Pohuwato itu juga mendesak panitia penyelenggara bersama pemerintah daerah lebih tegas dalam mengatur zonasi penonton.
Hal tersebut dinilai penting agar kerumunan penonton tidak sampai memasuki area yang dapat merusak fasilitas publik, khususnya taman dan tanaman hias yang menjadi bagian dari estetika kota.
Hamid berharap kejadian serupa menjadi evaluasi bagi penyelenggara maupun pemerintah daerah dalam menggelar kegiatan yang menggunakan ruang publik.
Menurutnya, kegiatan olahraga dan hiburan tetap dapat dilaksanakan, namun pengamanan terhadap fasilitas umum dan lingkungan sekitar lokasi juga harus menjadi perhatian.
Untuk diketahui, kejuaraan Drag Burn Line tersebut digelar di sirkuit non permanen Blok Plan Marisa, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato.
Panitia menggunakan jalur Blok Plan kawasan perkantoran, tepatnya dari depan Kantor DPRD Pohuwato menuju arah Tugu Panua Pohuwato.
Membludaknya penonton di sepanjang jalur sirkuit membuat sejumlah kawasan di sekitar lokasi ikut dipadati warga, termasuk area Taman Bundaran Panua Marisa.












