POHUWATO, BARGO.ID – Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) TNI melakukan kunjungan kerja ke Markas Kodim (Makodim) 1313/Pohuwato, Jumat (3/4/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di Makodim 1313/Pohuwato yang berlokasi di Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, sekitar pukul 10.30 Wita.
Tim Itjen TNI yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kolonel Inf Akatoto, S.H., dan Letkol Czi Gunawan Indra, S.T., M.M. Kedatangan tim disambut langsung oleh Dandim 1313/Pohuwato, Letkol Arm Flat Swandana S.Sos, bersama jajaran, di antaranya Pasi Ops Letda Inf Waroka serta sejumlah personel Kodim.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat di ruang rapat Makodim pada pukul 10.40 Wita yang dihadiri anggota Makodim 1313/Pohuwato.
Dalam sambutannya, Dandim 1313/Pohuwato menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Itjen TNI sekaligus memaparkan progres pembangunan KDMP di wilayah Kabupaten Pohuwato.
Ia menjelaskan, pihaknya menargetkan pembangunan sebanyak 50 unit KDMP. Dari jumlah tersebut, sebanyak 39 unit masih dalam tahap pengerjaan dan tiga unit telah rampung 100 persen. Bahkan, dalam pekan ini satu unit tambahan ditargetkan selesai.
Meski demikian, terdapat sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya faktor cuaca yang kurang mendukung karena hujan hampir setiap hari. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya menambah jam kerja lembur, khususnya pada pekerjaan konstruksi bagian atap.
Selain itu, akses menuju lokasi pembangunan yang sebagian besar berbukit dan sulit dijangkau juga memperlambat distribusi material. Sebagai solusi, material ditempatkan lebih dekat ke lokasi kerja serta diterapkan sistem kerja paralel.
Kendala lain berupa sengketa lahan antara pemerintah daerah dan masyarakat juga terjadi di beberapa titik. Upaya komunikasi langsung terus dilakukan guna mencari solusi terbaik.
Tak hanya itu, masih terdapat desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan KDMP.
Sementara itu, dalam arahannya, Kolonel Inf Akatoto menyoroti lambatnya progres pekerjaan di sejumlah titik. Ia menegaskan pentingnya percepatan dengan pengawasan ketat di lapangan.
Menurutnya, Babinsa harus aktif berperan sebagai pengawas dengan memantau hasil kerja harian serta berkoordinasi dengan kepala tukang agar target waktu dapat tercapai.
Ia juga meminta agar dibentuk posko sebagai pusat kontrol untuk memantau progres pekerjaan sekaligus memastikan penggunaan anggaran berjalan secara transparan.
“Target saya, 19 titik harus selesai hingga akhir April dari total 36 titik. Ajukan apa yang dibutuhkan agar pekerjaan bisa segera diselesaikan,” tegasnya.
Senada dengan itu, Letkol Czi Gunawan Indra menekankan pentingnya pengendalian kerja yang terukur, khususnya oleh Pasi Ter.
Ia meminta agar setiap hari dibuat laporan progres pekerjaan, serta menegaskan pentingnya administrasi yang rapi dan terukur. Selain itu, setiap titik pekerjaan diharapkan didukung oleh delapan personel guna mempercepat penyelesaian.
Rapat berakhir pada pukul 12.04 Wita dalam keadaan aman dan lancar.
Sebelumnya, Tim Itjen TNI juga telah mengunjungi dua lokasi KDMP di Kecamatan Paguat, yakni Desa Molamahu dan Kelurahan Pentadu.
Selanjutnya, tim dijadwalkan akan meninjau lokasi KDMP lainnya di wilayah Kabupaten Pohuwato.





























