POHUWATO, BARGO.ID – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah provinsi dan nasional.
Musrenbang tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, pada Senin (30/03/2026), di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Iwan S. Adam, Sekretaris Daerah Iskandar Datau, para asisten, pimpinan dan sekretaris OPD. Selain itu, unsur Forkopimda, Kepala Bappeda Provinsi, camat, lurah, kepala desa, pimpinan instansi vertikal, perbankan, hingga pemangku kepentingan lainnya juga mengikuti kegiatan secara virtual.
Dalam sambutannya, Bupati Saipul menyampaikan bahwa Musrenbang kali ini merupakan yang kedua di masa Pemerintahan SIAP. Ia juga memaparkan capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Pohuwato tahun 2025 yang menunjukkan tren positif.
Salah satunya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pohuwato berhasil melampaui target RPJMD. Dari target 70,5 persen, realisasinya mencapai 70,59 persen atau setara 100,13 persen.
“Capaian ini menandakan pembangunan di daerah telah berjalan dengan baik dan mampu melampaui target yang telah direncanakan,” ujar Saipul.
Sementara itu, prevalensi stunting tercatat sebesar 18 persen dari target 17 persen atau tingkat capaian kinerja 94,44 persen.
Lebih lanjut, Saipul menegaskan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan tahun kedua Pemerintahan SIAP, sehingga perlu adanya penguatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia pun meminta seluruh perangkat daerah menyusun dokumen perencanaan secara matang, terarah, dan terukur.
“Sehingga cita-cita mewujudkan Pohuwato yang sehat, hijau, handal, agamis, dan produktif dapat tercapai,” katanya.
Adapun target pembangunan tahun 2027 meliputi IPM sebesar 71,2 persen, pertumbuhan ekonomi 5,7 persen, tingkat kemiskinan 14,5 persen, tingkat pengangguran 2,5 persen, serta gini ratio 0,35.
Untuk mencapai target tersebut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, mulai dari DPRD, Forkopimda, UPT Kementerian, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, hingga masyarakat.
Sementara itu, Kabid Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi dan Pembangunan Daerah (P2EPD) Bappeda Pohuwato, Eka Putra Mantulangi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang ini bertujuan menyepakati prioritas pembangunan daerah yang akan dituangkan dalam berita acara sebagai dasar pelaksanaan program tahun 2027.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dan diikuti oleh para pemangku kepentingan sesuai dengan peran dan kewenangan masing-masing,” pungkasnya.





























