JAKARTA, BARGO.ID – Kepengurusan Takmirul Masjid Agung Baiturrahim Kabupaten Pohuwato masa bakti 2025–2030 resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Pohuwato yang ditandatangani langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga pada 19 Januari 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam SK Bupati Pohuwato Nomor 49/01/1/2026 tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Nomor 357/01/XI/2025 mengenai Pembentukan Pengurus Takmirul Masjid Agung Baiturrahim Kabupaten Pohuwato Masa Bakti Tahun 2025–2030.
Dalam SK perubahan tersebut, Boyke Poerbaya Abidin ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengarah. Ia didampingi Sekretaris Iskandar Datau, S.Sos., M.Si., serta anggota Zulhijas Arda Rasyid.
Adapun kepengurusan harian dipimpin oleh Arman Mohamad, S.Pd.I., M.Si. sebagai Ketua, Nakir Ismail, S.Pd., M.Si. sebagai Sekretaris, dan H. Hasan Kijai Baderan, SE sebagai Bendahara. Struktur kepengurusan juga dilengkapi sejumlah bidang serta Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim, yakni H. Ustaz Asram Husuna, S.Th.I., MH.
SK perubahan tersebut secara resmi diserahkan Bupati Saipul A. Mbuinga kepada Ketua Dewan Pengarah Boyke Poerbaya Abidin di Jakarta, Rabu (04/02/2026).
Dalam kesempatan itu, Saipul berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Ia menegaskan, Masjid Agung Baiturrahim tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta penguatan persatuan dan ukhuwah Islamiah di Kabupaten Pohuwato.
“Masjid harus menjadi pusat peradaban dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujar Saipul.
Secara terpisah, Sekretaris Takmirul Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato, Nakir Ismail, menyampaikan apresiasi atas bergabungnya Boyke Poerbaya Abidin sebagai Ketua Dewan Pengarah.
Menurutnya, kehadiran Boyke diharapkan dapat mendorong peningkatan layanan serta pengembangan fasilitas masjid yang ke depan direncanakan menjadi Islamic Center, sekaligus pusat kebudayaan dan peradaban Islam di wilayah Gorontalo bagian barat.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Masjid Agung Baiturrahim bisa berkembang lebih baik lagi,” kata Nakir.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pohuwato di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati untuk terus mendorong pembangunan masjid secara kolaboratif demi kemaslahatan umat.
Sementara itu, Boyke Poerbaya Abidin menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah. “Bismillah, semoga kami dapat membantu menjadikan Masjid Agung Baiturrahim sebagai kebanggaan masyarakat Pohuwato,” ujarnya.
Sebagai informasi, sebelumnya sejumlah dukungan juga telah diberikan pihak swasta, termasuk Pani Gold Mine, untuk pengembangan fasilitas Masjid Agung Baiturrahim. Bantuan tersebut meliputi pembangunan menara masjid, fasilitas air wudhu lengkap dengan toilet, revitalisasi taman, hingga perbaikan bagian atap masjid.





























