POHUWATO, BARGO.ID – Upaya pemulihan pascabanjir bandang di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, terus dikebut. Memasuki hari ke-3, YR Team kembali mengerahkan lima alat berat sekaligus untuk melakukan normalisasi sungai yang mengalami sedimentasi parah.
Pantauan di lokasi, alat-alat berat tersebut difokuskan pada pengerukan endapan lumpur dan material kayu yang menumpuk di sepanjang aliran sungai Desa Hulawa. Sedimentasi yang sangat tebal dinilai menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Perwakilan YR Team menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam memulihkan kondisi lingkungan pascabanjir bandang yang sempat melanda Dusun Kapali.
“Mengingat kondisi sedimentasi yang terlalu banyak, tentu membutuhkan sejumlah alat berat. YR Team punya komitmen keberlanjutan terhadap pengerukan ini dengan mengambil upaya-upaya strategis melalui kolaborasi bersama,” beber perwakilan YR Team, Ahad (04/01/2026).
Ia menambahkan, kegiatan normalisasi sungai ini bukan sekadar respons sesaat, melainkan wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan yang terus dijaga.
“Upaya ini tidak hanya mencerminkan tanggung jawab kami, tetapi juga komitmen berkelanjutan,” tegasnya.
Diketahui, YR Team merupakan sekelompok orang yang dibentuk oleh salah satu pelaku usaha pertambangan, dengan tujuan bekerja secara bersinergi untuk menjalankan misi sosial dan lingkungan.
Dalam setiap pelaksanaan programnya, YR Team memikul tanggung jawab kolektif, baik atas keberhasilan maupun tantangan yang dihadapi, termasuk dalam kegiatan normalisasi sungai di Desa Hulawa ini.
Sebagaimana diketahui, banjir bandang terjadi pada Selasa (30/12/2025) dan melanda Dusun Kapali, Desa Hulawa, mengakibatkan kerusakan lingkungan serta mengganggu aktivitas warga.
Normalisasi sungai yang terus dilakukan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko banjir susulan dan mengembalikan rasa aman bagi masyarakat setempat.





























