BOALEMO, BARGO.ID – Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau menyoroti masa depan pendidikan di daerahnya saat membuka Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam penyusunan perencanaan mata pelajaran Prakarya, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula MTs Negeri 1 Tilamuta itu merupakan kolaborasi MGP Prakarya Kabupaten Boalemo dan MGP Prakarya Kabupaten Gorontalo. Workshop tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo Ahman Sharman, S.Pd, M.Pd serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Dr. Abd. Waris, S.Pd, M.Pd.
Dalam sambutannya, Rum Pagau mengapresiasi sinergi dua daerah dalam upaya meningkatkan kualitas guru Prakarya. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru menjadi kunci agar pembelajaran lebih adaptif terhadap kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.
“Kompetensi guru Prakarya harus terus ditingkatkan. Tantangan kurikulum ke depan semakin kompleks dan menuntut guru lebih kreatif serta inovatif,” ujar Rum Pagau.
Ia juga mengaitkan pentingnya pengelolaan pendidikan yang serius dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045, sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo.
“Kalau kita ingin pendidikan yang baik, maka pendidikan ini harus dikelola dengan baik dan betul-betul dilaksanakan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Rum Pagau turut menyinggung Program Sekolah Rakyat Unggulan (SRU) yang diperoleh Kabupaten Boalemo dari Pemerintah Pusat. Program tersebut disebut akan segera dibangun dengan total anggaran mencapai Rp227 miliar.
“Saya sangat bersyukur Boalemo mendapatkan SRU. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Rum Pagau berharap melalui workshop ini, kolaborasi MGP Prakarya Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Gorontalo dapat terus diperkuat, sehingga mampu melahirkan inovasi pembelajaran dan mencetak sumber daya manusia unggul bagi masa depan anak bangsa.





























