POHUWATO, BARGO.ID – Universitas Pohuwato (UNIPO) resmi menerjunkan 205 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tahun 2026. Pelepasan mahasiswa berlangsung di halaman Kampus Universitas Pohuwato, Sabtu (17/1/2026).
Pelepasan mahasiswa KKNT dilakukan oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, serta dihadiri pimpinan universitas dan seluruh civitas akademika Universitas Pohuwato.
Dari total 205 mahasiswa, sebanyak 105 mahasiswa akan melaksanakan KKNT Reguler di Kecamatan Wanggarasi. Para mahasiswa tersebut akan disebar di tujuh desa dengan estimasi sekitar 15 mahasiswa di setiap desa.
Selain itu, sebanyak 43 mahasiswa dari Kampus Pengembangan Boalemo akan melaksanakan KKNT di wilayah Kabupaten Boalemo. Sementara 57 mahasiswa lainnya mengikuti KKNT Profesi dan KKNT Magang yang akan ditempatkan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pohuwato, serta di wilayah Pohuwato dan luar daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Pohuwato, Dr. Hj. Gretty Syatriani Saleh, S.IP., M.Si, Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Hasman Umuri, S.IP., M.Si, Kepala LPPM UNIPO Edy Sijaya, S.IP., M.Si, para dekan, serta civitas akademika Universitas Pohuwato.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, berharap para mahasiswa dapat melaksanakan program KKNT dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Bagi para mahasiswa yang mengikuti KKNT, diharapkan dapat menjalani kegiatan ini dengan baik serta mampu berkolaborasi di tempat masing-masing,” ujar Iwan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap serta nama baik almamater selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.
“Saya berharap adik-adik mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater selama melaksanakan KKNT,” tambahnya.
Iwan menyampaikan bahwa dirinya hadir mewakili Bupati Pohuwato yang saat ini sedang berada di luar daerah dalam rangka menjalankan tugas kedinasan.
Sementara itu, Rektor Universitas Pohuwato, Dr. Hj. Gretty Syatriani Saleh, menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa selama pelaksanaan KKNT.
“Mahasiswa diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah desa dalam membangun desa demi mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs,” katanya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk selalu menjaga etika, nama baik almamater, serta menjunjung tinggi kearifan lokal di wilayah penempatan masing-masing.
Pada kesempatan yang sama, Ketua LPPM UNIPO, Edy Sijaya, berharap dukungan dan peran aktif pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa dalam membina serta mengarahkan mahasiswa KKNT.
“Kami berharap pemerintah kecamatan senantiasa dapat mengarahkan dan membina para peserta KKNT,” ujarnya.
Melalui program KKNT ini, mahasiswa Universitas Pohuwato diharapkan mampu mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.





























